Pendidikan budaya Karakter Bangsa


CONTOH

PENGINTEGRASIAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SILABUS

SD KELAS IV SEMESTER I

 

 

Satuan Pendidikan       :  SD Indonesia

Mata Pelajaran :  Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas                            :  IV (empat)

Semester                     :  I (satu)

 

Standar Kompetensi: Memahami Sistem Pemerintahan Desa dan Pemerintah Kecamatan

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU

SUMBER/ BAHAN/ ALAT

1.1.  Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pemerintahan kecamatan.

 

  1. Mengidentifikasi lembaga Pemerintahan Desa/  Kelurahan dan kecamatan.
  2. Menjelaskan perbedaan Pemerintahan Desa dan kelurahan.
  3. Menjelaskan perbedaan tugas dan wewenang Pemerintahan Desa/ kelurahan dan kecamatan.
  4. Menjelaskan tata cara pemilihan Kepala Desa.
  5. Melaksanakan pemilihan kepala desa dengan baik (jujur, bertanggung jawab, adil)
  6. Lembaga-lembaga Pemerintahan Desa/Kelurahan dan Pemerintahan Kecamatan
  7. Perbedaan Pemerintahan Desa dan Kelurahan.
  8. Tugas dan wewenang Pemerintahan Desa dan Kelurahan.
  9. Pemilihan Kepala Desa
  10. Manfaat melaksanakan pemilihan kepala desa dengan baik
  11. Akibat negative bila pemilihan kepala desa dilaksanakan tidak jujur, bertanggung jawab dan adil
 
  1. Mencatat dan merangkum arti Pemerintahan Desa/Kelurahan dan Kecamatan.
    1. Mengkaji dari berbagai sumber mengenai lembaga- lembaga dalam susunan pemerintahan desa.
    2. Mengkaji dari berbagai sumber mengenai lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahahan kelurahan
    3. Mengkaji dari berbagai sumber mengenai pemilihan Kepala Desa.
    4. Berdiskusi mengenai apa yang akan terjadi jika pemilihan kepala Desa dilakukan dengan tidak baik
    5. Berdiskusi tentang manfaat melaksanakan pemilihan kepala desa dengan baik.
1.  Tes bentuk uraian.

2.  Non tes Sikap dalam bentuk skala sikap.

3.  Tugas membuat kara-ngan bebas

16 JP @ 35 menit

  • Buku Sekolah Elekronik Mata Pelajaran PKn SD kelas IV
  • Najib Sulhan, 2008, Mari Belajar Pendidikan Kewarga-negaraan Untuk SD/MI Kelas IV, Departemen Pendidikan Nasional
  • Pendidikan Nilai-Nilai Antikorupsi untuk Kelas 4, 5, dan 6 SD, KPK
  • Berbagai kasus dari  Koran, majalah, buku
  • Sumber lain yang relevan.

 

 

 


CONTOH

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

YANG BERMUATAN NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI

 

Satuan Pendidikan             :  SD Indonesia

Mata Pelajaran                   :  Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas/ Semester                 :  IV/ I

Jumlah Pertemuan             :  1 X (2 X 35 menit)

  1. I.    Standar Kompetensi      :      Memahami sistem Pemerintahan Desa dan Pemerintah

Kecamatan

  1. II.   Kompetensi Dasar         :      Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan

desa dan pemerintahan kecamatan.

  1. III.  Indikator:
    1. Menyebutkan perangkat desa.
    2. Menguraikan tata cara pemilihan kepala desa.
    3. Menunjukkan kerawanan yang ada di dalam pemilihan kepala desa.
    4. Menceritakan salah satu contoh kerawanan yang mungkin terjadi dalam pemilihan kepala desa.
    5. Menunjukkan ciri-ciri kepala desa yang baik.
    6. Mengintegrasikan nilai-nilai jujur, bertanggung jawab, adil dalam tatacara pemilihan kepala desa.
    7. IV.  Tujuan Pembelajaran:

Setelah dilakukan kegiatan pembelajaran dengan ekspositori, eksplorasi,  elaborasi dan konformasi, peserta didik dapat:

1.   Menyebutkan perangkat desa.

2.   Menguraikan tata cara pemilihan kepala desa.

3.   Menunjukkan kerawanan yang ada di dalam pemilihan kepala desa.

4.   Menunjukkan ciri-ciri kepala desa yang baik (jujur, bertanggung jawab, adil).

5.   Menyimulasikan pemilihan kepala desa di dalam kelas.

  1. V.   Materi Ajar:
    1. Perangkat desa
    2. Tata cara pemilihan kepala desa
    3. Kerawanan pemilihan kepala desa.
    4. Ciri-ciri kepala desa yang baik.
    5. Nilai-nilai jujur, bertanggung jawab, adil yang ada di dalam pemilihan kepala desa.

 

  1. VI.  Alokasi waktu:  2 X 35 menit.

 

VII. Metode Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran aktif dengan menggunakan metode:

  • Tanya jawab
  • Diskusi
  • Simulasi
  • Penugasan
  • Pengamatan

 

VIII. Kegiatan Pembelajaran

Tahap Kegiatan

Aktivitas Peserta didik/Guru

A.  Pendahuluan

(10  Menit)

  1. Guru mengamati kebersihan dan ketertiban kelas serta melakukan pengecekan kehadiran peserta didik,  tentang kegiatan piket dan kebersihan kelas. Guru menanyakan siapa yang tidak melaksanakan piket hari ini? Mengapa? dst.
  2. Guru menyampaikan pokok bahasan dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
  3. Apersepsi: Guru menanyakan materi pembelajaran minggu yang lalu, yang terkait dengan materi pembelajaran minggu ini.
B.  Inti

(50 Menit)

  1. 1.    Ekspositori:

Guru menyampaikan materi tentang perangkat desa, dan pemilihan kepala desa.

  1. 2.    Eksplorasi

a.  Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.

b.  Masing-masing kelompok diminta berdiskusi untuk menemukan hal-hal yang terkait dengan pemilihan kepala desa, termasuk hal-hal yang ada kaitannya dengan nilai-nilai: jujur, tanggung jawab dan adil.

c.  Kelas diminta untuk mensimulasikan cara-cara pemilihan kepala desa.

  1. 3.    Elaborasi dan Konfirmasi
    1. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya, dan kelompok lain menanggapi.
    2. Guru mengklarifikasi apabila timbul permasalahan dan melakukan pelurusan
    3. Guru memberikan penjelasan dengan penegasan nilai- nilai jujur, tanggung jawab dan adil yang ada di dalam proses pemilihan kepala desa.
    4. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman.
C. Penutup

(10  Menit)

 

  1. Guru menyimpulkan kembali tentang inti pembelajaran dengan mengintegrasikan nilai-nilai jujur, tanggung jawab dan adil dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Evaluasi: Tanya jawab secara lisan
  3. Refleksi: Bertanya tentang kekurangan pembelajaran hari ini.
  4. Tindak lanjut: menugaskan peserta didik menerapkan nilai-nilai jujur, tanggung jawab dan adil dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam

 

  1. IX.   Penilaian (selengkapnya dalam lampiran)
  • Tes tertulis bentuk uraian
  • Non Tes:

a.   Tes proses

b.   Tes perbuatan

 

  1. X.   Alat, Media  dan Sumber Belajar:

1.   Buku Sekolah Elekronik (BSE) mata pelajaran PKn SD kelas V

2.   Najib Sulhan, 2008, Mari Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SD/MI Kelas V, Departemen Pendidikan Nasional

3.   Internet (situs-situs tentang contoh pengambilan keputusan bersama).

4.   Gambar contoh situasi pemilihan kepala desa.

5.   Sumber lain yang relevan

 

  1. XI.  Lampiran
    1. Rangkuman materi
    2. Lembar kerja peserta didik (Tes Proses)
    3. Lembar penilaian proses presentasi

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah                                                                      Guru PKn Kelas IV

 

 

_________________                                                            _________________

 

LAMPIRAN INSTRUMEN PENILAIAN

 

  1. 1.      Tes tertulis bentuk uraian
    1. Sebutkan apa saja yang termasuk perangkat desa!
    2. Uraikan secara singkat tatacara pemilihan kepala desa!
    3. Cobalah tunjukkan kecurangan yang mungkin terjadi di dalam pemilihan kepala desa!
    4. Jelaskan bagaimana ciri-ciri kepala desa yang baik!
    5. Jelaskan nilai-nilai yang harus menjadi acuan dalam proses pemilihan kepala desa!

 

Pedoman Penskoran:

  • Bila jawaban tiap soal sangat sempurna diberi skor 4
  • Bila jawaban sempurna diberi skor 3
  • Bila kurang sempurna diberi skor  2
  • Bila tidak sempurna diberi skor 1
  • Skor maksimum tiap soal = 4  X 5 soal = 20
  • Skor minimum tiap soal jika dijawab= 1 X 5 = 5
  • Nilai ideal = 100
  • Nilai  =
  1. 2.      Format Penilaian Proses Diskusi Kelompok

Petunjuk:

Diskusikan soal/materi dalam kompetensi dasar 1 secara kelompok dengan temanmu, selanjutnya buatlah laporan secara tertulis!

 

 

INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF DISKUSI KELOMPOK

No

Nama peserta didik

Indikator Perilaku yang dinilai

Jumlah

Skor

Tang Jawab

Kerja sama

Kedisiplinan

dalam diskusi

Kesopanan

Menghargai pendapat

teman

Kejujuran

  Sulastri

4

4

3

3

3

3

20

   

                 

Keterangan:

Indikator 1  Sangat bertanggung jawab                  skor 4

Bertanggung jawab                                        skor 3

Kurang bertangg jawab                                  skor 2

Tidak bertanggung jawab                               skor 1

 

Indikator 2  Selalu bekerja sama                             skor 4

Bekerjsama                                                    skor 3

Kurang bekerja sama                         skor 2

Tidak mau bekerjsama                                   skor 1

 

Indikator 3  Sangat disiplin dlm diskusi                               skor 4

Disiplin dalam berdiskusi                                skor 3

Kurang disiplin dalam berdiskusi                    skor 2

Tidak disiplin dlm bekerja sama                      skor 1, dst.

 

Jumlah skor maksimum seluruh indikator perilaku = 4 X 6 = 24

Jumlah skor minimum seluruh indikator perilaku    = 1 X 6 = 6

Nilai ideal = 100

Misalnya  Sulastri, jumlah skor = 20, maka nilai afektif diperoleh Sulastri adalah:

 

Untuk memperoleh generalisasi gambaran perilaku Sandra, maka digunakan penggolongan atau menggunakan kelas interval, misal:

90  –  100   = A (sangat baik)

80  –  89     = B (baik)

70  –  79      = C (cukup baik)

60  –  69      = D (kurang baik).

Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Sandra tergolong: Baik

 

 

 

 

 

 

 

  1. 3.      Format Penilaian Proses Presentasi

Petunjuk: Presentasikan hasil diskusi yang telah kalian susun, kelompok lain memperhatikan, menanggapi dan menanyakan materi yang dibahas.

 

INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK PRESENTASI/DEMONSTRASI

No

Nama peserta didik

Indikator Perilaku yang dinilai

Jml

Nilai

Rasional

Komunikasi Lisan

Responsif

Kerja sama

Pengelolaan Emosi

Menghargai pendapat

teman

   

                 
                 

 

Keterangan:

Indikator 1     Sangat rasional                                    skor 4

Rasional                                               skor 3

Kurang rasional                                    skor 2

Tidak rasional                           skor 1

Indikator 2     Komunikasi lisan sangat baik    skor 4

Komunikasi lisan baik               skor 3

Komunikasi lisan kurang                       skor 2

Komunikasi lisan kurang baik   skor 1

Indikator 3     Sangat bersemangat                skor 4

Bersemangat                                        skor 3

Kurang bersemangat                skor 2

Tidak bersemangat                              skor 1, dst.

 

Misalnya  Dinda jumlah skor = 20, maka nilai afektif diperoleh Dinda adalah:

Untuk mememperoleh generalisasi gambaran praktik Dudi, maka digunakan pengkatagorian atau menggunakan kelas interval, misal:

90  – 100           = A (sangat baik)

80  –  89            = B (baik)

70  –  79            = C (cukup baik)

60  –  69            = D (kurang baik).

Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Dinda tergolong: Baik

  1. 4.      Format Penilaian Sikap Proses Presentasi

Petunjuk:

  1. Amatilah perilaku temanmu dengan cemat pada waktu melakukan diskusi kelompok.
  2. Berilah tanda (P) pada kolom yang sesuai (ya atau tidak) berdasarkan hasil pengamatanmu!
  3. Serahkan hasil pengamatan kepada ibu guru PKn mu!

 

Daftar Periksa Pengamatan Sikap Diskusi Kelompok

Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan

 

Nama peserta didik yang diamati : …………………………………No. Absen: …..  kelas …

No

Perilaku / sikap

Muncul/ dilakukan

Ya

Tidak

1.

Memberi kesempatan teman untuk menyampaikan pendapat    

2.

Memotong pembicaraan teman lain    

3.

Menyampaikan pendapat dengan jelas    

4.

Mau menerima pendapat teman    

5.

Mau menerima kritik dari teman    

6.

Memaksa teman untuk menerima pendapatnya    

7.

Menyanggah pendapat teman dengan sopan    

8.

Mau mengakui kalau pendapatnya salah    

9.

Menerima kesepakatan hasil diskusi    

10.

Memberikan argumentasi berdasarkan keilmuan dan atau realita    

………….. , …………………….,

Nama dan Tanda Tangan pengamat

 

 

…………………………………..

 

Penskoran :

  1. Setiap nomor apabila dijawab ”ya” mendapat nilai 10 kecuali nomor 2 dan 6.
  2. Nomor 2 dan 6 apabila dijawab ”ya” mendapat nilai 0, dan apabila dijawab ”tidak” mendapat nilai 10
  3. Jumlah nilai maksimal adalah 100.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s